|
Ambil Saja
Ada 4 cowok di kamar ganti pria sebuah fitnes centre yang beken, lagi asyik-asyiknya mereka mengganti pakaian, tiba-tiba terdengar deringan HP di bangku panjang dekat mereka, seorang mengambil HP dan menjawab, terdengar percakapan sbb :
Pria : hallo .. ? HP : hallo mas.. ini aku... Mas di fitness centre khan.. ? Pria : ya .. ada apa .. ? HP : Mas.. aku di Taman Anggrek Mall.. trus aku ngeliat jaket bulu yang bagus di etalase dan harganya cuma Rp 750.000,boleh nggak beli? boleh ya ? Pria : iya deh.. ambil.. tapi jangan lupa kuitansinya.. ya! HP : kebetulan ada pameran Honda CRV di lantai dasar .. itu lho yang terbaru yang ada di koran tadi pagi .... Pria : harganya berapa.. ? HP : nggak mahal kog.. cuma Rp. 380-an juta.. pengin nggak.. ? Pria : ya .. udah ambil deh.. tapi jangan lupa kuitansinya.. ok ? HP : sebentar.. jangan ditutup dulu.. itu lho Mas..tahu khan, Apartemen Taman Anggrek yang di lantai 18, ... yang 3 kamar. katanya mo dijual.. dan lagi murah-murahnya.. khan Mas juga suka sama itu apartemen Pria : harganya berapa.. ? HP : nggak mahal kog.. cuma Rp.850 juta.. ambil nggak..? Pria : tawar dong.. kalo bisa jangan lebih dari 700 juta.. HP : iya deh.. oke Mas.. makasih banyak lho.. aku sayang Mas... Pria : Mas juga .. dah .. Setelah pembicaraan, pria itu bertanya ke semua pria yang ada di dalam. Pria : ada yang tahu, HP ini punya siapa yaah ? 
Professor
Seorang guru sedang menerangkan tentang kesehatan rambut kepada murid-muridnya di sebuah kelas. Ia juga menerangkan kepada muridnya, bahwa kerontokan rambut bisa disebabkan oleh seringnya kita mengalami stress. Bahkan stress bisa menyebabkan kepala menjadi botak.
Tapi, kata guru itu melanjutkan. Botak yang sering kita lihat dialami oleh para professor atau guru besar di perguruan tinggi, bukanlah disebabkan oleh hal tersebut diatas.
"Disebabkan oleh apakah botak yang sering dialami para professor", tanya guru itu kepada para muridnya.
Salah seorang murid menjawab,"Sebab para professor adalah orang yang dalam kesehariannya bekerja dengan memutar otak begitu keras".
Pak guru membenarkan jawaban itu. Lantas ada yang menjawab lain.
"Karena para professor itu tidak pernah berhenti dalam mengadakan penelitian dalam bidang ilmu yang ia dalami".
Kali inipun pak guru mengangguk-angggukan kepala tanda setuju dengan jawaban muridnya.
"Bagaimana dengan jawaban kamu, Yanto?". Tanya Pak guru kepada seorang murid yang duduk di bangku paling belakang.
Lama Yanto berpikir untuk memberikan jawaban kepada pak guru. Tapi ahirnya laki-laki itu menjawab juga.
"Sebab, kalau seorang professor berambut gondrong, nanti mahasiswanya akan lari semua. Sebab dikira preman yang lari dari terminal".
Jawaban Yanto memecahkan kebekuan kelas menjadi tawa renyah teman-temannya. 
|