
"Jalan Menuju Sukses Sering Tidak Mulus dan Tidak Datar." Beberapa tahun lalu, dibawah jam dinding pabrik-pabrik di Cheveland, Ohio, tertulis motto, "Kerjakan sekarang juga.!" Jika kita semua mengikuti motto itu, sukses akan jauh lebih cepat memahkotai usaha-usaha kita.
Kebiasaan menunda pekerjaan sampai keesokannya, menunda pekerjaan yang tidak disenangi, sering menimbulkan keresahan dan ketidakbahagiaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Kita sering menghabiskan banyak energi untuk mengatasinya, ketimbang energi yang dikeluarkan untuk mengerjakannya. Tugas-tugas yang diselesaikan tepat waktu tidak akan menimbulkan masalah yang sulit diatasi. Kesenangan yang dirasakan ketika berhasil menyelesaikan sebuah tugas yang sulit akan membayar semua usaha keras yang kita kerahkan.
Jalan menuju sukses tidak selalu merupakan jalan yang mulus dan datar. Orang yang sukses dalam hidup bukan orang yang selalu menempuh cara mudah untuk mengatasi masalah. Sukses terbesar dalam hidup hanya pantas diraih bagi mereka yang bersedia membayar harganya, yang dengan tekad kuat menuju sasaran, tidak perduli sesulit apa pun perjalanan yang harus ditempuhnya. Kemauan yang seperti inilah yang diperlukan untuk "menang".
Kebiasaan menunda tugas-tugas berat atau yang tidak disukai telah, menghancurkan banyak kehidupan. Banyak diantara kita yang menyelesaikan tugas sulit dengan pikiran setengah-tengah. Padahal untuk berhasil kita harus mengerahkan seluruh pemikiran-pemikiran untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Orang yang berpikiran setengah-tengah inilah yang kita temukan di tepi jalan lomba kehidupan. Adalah orang-orang berpikiran setengah-tengah yang berada di belakang auditorium kehidupan yang besar. Adalah orang berpikiran setengah yang berhenti di pantai kehidupan yang sepi.
Memenuhi standar pekerjaan, tugas dan kewajiban akan mendatangkan keberhasilan. Kebiasaan menjadi orang yang berhenti berusaha dalam setiap medan perang tidak akan mendatangkan prestasi. Memadamkan ambisi dan mengerdilkan karakter. Kemauan yang mendatangkan kemenangan selalu didukung rasa percaya pada diri sendiri, cukup berani dan yakin dengan diri sendiri untuk berjalan terus, mengikuti rencana yang sudah disusun yang langsung mengarah pada tujuan. Dengan memperbesar kepercayaan, keberanian dan keyakinan, Anda akan meminimalisir hambatan-hambatan yang menghadang di jalan.
PERCAYA DI SAAT.....
- Percaya di saat orang lain ragu
- Berencana di saat orang lain bermain
- Belajar di saat orang lain tidur
- Memutuskan di saat orang lain menunda
- Bersiap-siap di saat orang lain berkhayal
- Memulai di saat orang lain menunda
- Bekerja di saat orang lain mendamba
- Menabung di saat orang lain menyia-nyiakan
- Mendengar di saat orang lain bicara
- Tersenyum di saat orang lain merengut
- Berkomentar di saat orang lain mengkritik
- Gigih di saat orang lain menyerah
- William Arthur Ward
(ditulis kembali dari sebuah Tabloid mingguan)